PENGETAHUAN KESEHATAN PRA-KONSEPSI PADA CALON PENGANTIN KATOLIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PAROKI WINI TAHUN 2026

Authors

  • Tiolina Klara Panjaitan Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu Author
  • Flora Naibaho Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu Author
  • Ermelinda Fallo Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu Author

Keywords:

Pengetahuan Kesehatan, Prakonsepsi, Sikap, Calon Pengantin Katolik, Pencegahan Stunting

Abstract

ABSTRAK

Pendahuluan: Pengetahuan kesehatan prakonsepsi bagi calon pengantin merupakan faktor determinan utama untuk memutus rantai stunting melalui persiapan kehamilan yang optimal. Gereja Katolik melalui kursus persiapan perkawinan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kesehatan prakonsepsi secara holistik kepada calon pasangan. Tujuan: Mengetahui pengetahuan kesehatan prakonsepsi dan sikap calon pengantin Katolik dalam upaya pencegahan stunting di Paroki Wini tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan terhitung dari tanggal 02 Maret - 11 April 2026 di Paroki Wini dengan jumlah sampel 60 responden yang dipilih mengunakan teknik total sampling, Analisis data menggunakan uji deskriptif. Hasil: Karakteristik responden didominasi usia reproduksi sehat 20–35 tahun sebanyak 51 orang 85,0% dan pendidikan SMA sebanyak 37 orang 61,7%. Pengetahuan responden tentang kesehatan prakonsepsi berada pada kategori baik 22 orang 36,7%, cukup 37 orang 61,7%, dan kurang 1 orang 1,7%. Sikap responden dalam pencegahan stunting berada pada kategori baik 8 orang 13,3%, cukup 25 orang 41,7%, sedangkan mayoritas kurang 27 orang 45,0%. Kesimpulan: Mayoritas calon pengantin memiliki pengetahuan cukup tentang kesehatan prakonsepsi, namun sikap mereka terhadap pencegahan stunting masih kurang optimal.

Kata Kunci: Pengetahuan Kesehatan, Prakonsepsi, Sikap, Calon Pengantin Katolik, Pencegahan Stunting.

 

ABSTRACT

Introduction: Preconception health knowledge among engaged couples is a major determinant in breaking the cycle of stunting through optimal preparation for pregnancy. The Catholic Church, through marriage preparation courses, has a strategic role in providing holistic preconception health education to engaged couples. Objective: To determine the level of preconception health knowledge and attitudes among Catholic engaged couples regarding stunting prevention in Wini Parish in 2026. Methods: This study employed a descriptive research design with a cross-sectional approach. The study was conducted from March 2 to April 11, 2026, in Wini Parish, involving 60 respondents selected using total sampling. Data were analyzed using descriptive statistics. Results: The characteristics of the respondents were predominantly within the healthy reproductive age range of 20–35 years, comprising 51 respondents (85.0%), while 37 respondents (61.7%) had completed senior high school education. Regarding preconception health knowledge, 22 respondents (36.7%) had good knowledge, 37 respondents (61.7%) had moderate knowledge, and 1 respondent (1.7%) had poor knowledge. Regarding attitudes toward stunting prevention, 8 respondents (13.3%) demonstrated good attitudes, 25 respondents (41.7%) demonstrated moderate attitudes, while the majority, 27 respondents (45.0%), demonstrated poor attitudes. Conclusion: The majority of Catholic engaged couples had a moderate level of preconception health knowledge; however, their attitudes toward stunting prevention remained suboptimal.

Keywords: Health Knowledge, Preconception, Attitudes, Catholic Engaged Couples, Stunting Prevention.

References

Ayudia, F., & Putri, A. D. (2021). Pendidikan Gizi Prakonsepsi pada Pasangan Calon Pengantin di KUA Padang Utara. Jurnal Abdidas, 2(5), 1193-1196. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i5.437

Amrudin, D., Priyanda, R., & Dkk. (2022). Metode penelitian kuantitatif. In CV Pradina Pustaka Grup (Vol. 11, Issue 1).

Apostolicam Actuositatem. (2022). In The Oxford Dictionary of the Christian Church (Vol. 1, p. 104). https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780190625795.003.0010

BPS, N. di K. R. G. (2024). Badan Pusat Statistik Gini Ratio per Kabupaten/Kota di Provinsi NTT. Accident Analysis and Prevention, 183(2), 153–164.

Cambridge University. (2025). Definition in the Cambridge English Dictionary. In Cambridge University Press & Assessment.

Ghaniyannisa, A. W., Supariasa, I. D. N., Hadisuyitno, J., & Setyobudi, S. I. (2023). Pengetahuan. NUTRITURE JOURNAL, 2(3), 160. https://doi.org/10.31290/nj.v3i2.4072

Kemenkes. (2021). Kemenkes RI. 2021. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI. Journal of Materials Processing Technology, 1(1), 1–8.

Kemenkes RI, 2022. (2022). Kemenkes RI no HK.01.07/MENKES/1928/2022 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1–52.

Kementrian Kesehatan Republik indonesia. (2015). Kemenkes, 2015. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9, pp. 1689–1699).

Kementrian Kesehatan RI. (2023). Survei Status Gizi. Thematic Report SKI 2023, 965.

KGK. (2016). Katekismus Gereja katolik Catechism of the Catholic Church. The Church and Other Faiths, 1–273.

Ni Wayan Sri Deviyanti. (2022). Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Mengani. Fakultas Kesehatan Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Teknologi Dan Kesehatan, 1–69.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Riskesdas. (2018). Kemenkes RI 2018. Laporan Nasional Riskesndas 2018, 44(8), 181–222.

Ruse, C. (1999). Oxford Dictionary. Oxford Dictionary, 3(2015), 2–5.

Sitepu, A. B., Veronika, A., Sinabariba, M., Sinaga, D., Oktaviance, R., Siallagan, E. A., Manik, R. M., Ambarita, B., & Simorangkir, L. (2021). Pendampingan Konseling Seksualitas Dan Keluaraga Berencana Alami (Kba) Dalam Perkawinan Katolik Pada Calon Pengantin Di Gereja Katolik Ratu Rosari Tanjung ANOM. Jurnal Perak Malahayati, 3(2). https://doi.org/10.33024/jpm.v3i2.5273

Sugiyono. (2023). metode penelitian sugiyono 2023. In Educacao e Sociedade (Vol. 1, Issue 1).

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami Sumber Data Penelitian : Primer, Sekunder, Dan Tersier. Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) Page, 5(3), 110–116.

Swarjana, I. K. (2022). Konsep Pengetahuan Sikap, Prilaku, Persepsi, Stres, Kecamasan, Nyeri, Dukungan Sosial, Kepatuhan, Motivasi, Kepuasan, Pandemi Covid-19, Akses Layanan Kesehatan. Andi, 4, 3–12.

Swarjana, I. K. (2023a). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Terbaru). In Percetakan CV Andi Offset, Yogyakarta (Vol. 1, pp. 1–296).

Swarjana, I. K. (2023b). Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat - Google Books. In penerbit ANDI (Issue September).

World Health Organization (WHO). (2021). Levels and trends in child malnutrition wqorld health organization, Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates Key findings of the 2021 edition. World Health Organization, 1–32.

Yulivantina, E. V., Suryantara, B., Kusumawardani, L. A., & Fitri, I. (2020). Modul Praktik Asuhan Pranikah dan Prakonsepsi. Buku Asuhan Pranikah Dan Prakonsepsi, 1–50.

Yulivantina, E. V., Cahayo, S. D., & Rahmuniyati, M. E. (2020). Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Prakonsepsi pada Calon Pengantin. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 85-94. https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.332.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

PENGETAHUAN KESEHATAN PRA-KONSEPSI PADA CALON PENGANTIN KATOLIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PAROKI WINI TAHUN 2026. (2026). JURNAL KESEHATAN SANTA ELISABETH, 1(02), 49-58. https://ejournal.akbidstelikefa.ac.id/index.php/JKSE/article/view/36