PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS OEOLO TAHUN 2026
Keywords:
Ekstrak Daun Kelor, Tinggi Badan, Berat Badan, Balita StuntingAbstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius pada pertumbuhan fisik dan perkembangan intelegensi balita. Puskesmas Oeolo menghadapi tantangan dengan adanya 54 balita stunting. Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki potensi sebagai solusi pangan lokal karena kaya akan protein, kalsium, zat besi, serta vitamin yang dibutuhkan untuk memperbaiki status gizi. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan tinggi badan dan berat badan balita stunting di Puskesmas Oeolo tahun 2026. Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain one group pre-post test. Penelitian ini dilakukan terhitung dari tanggal 02 Maret - 11 April 2026 di Puskesmas Oeolo dengan jumlah sampel 54 responden yang dipilih mengunakan teknik total sampling. Intervensi berupa pemberian ekstrak daun kelor. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan tinggi badan balita stunting dengan nilai p-value 0,000 (p < 0,05). Namun, pemberian ekstrak daun kelor tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan berat badan balita stunting dengan nilai p-value 0,191 (p > 0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak daun kelor efektif dalam meningkatkan tinggi badan balita stunting, namun belum memberikan hasil yang signifikan pada peningkatan berat badan dalam periode intervensi penelitian ini.
Kata Kunci: Ekstrak Daun Kelor, Tinggi Badan, Berat Badan, Balita Stunting.
ABSTRACT
Introduction: Stunting is a chronic nutritional problem that has serious consequences for the physical growth and cognitive development of children under five years of age. Puskesmas Oeolo faces a significant challenge, with 54 children under five identified as experiencing stunting. Moringa leaves (Moringa oleifera) have the potential to serve as a local food-based solution because they are rich in protein, calcium, iron, and essential vitamins needed to improve nutritional status. Objective: To analyze the effect of Moringa leaf extract administration on increasing the height and weight of children under five with stunting at Puskesmas Oeolo in 2026. Methods: This study employed a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest design. The study was conducted from March 2 to April 11, 2026, at Puskesmas Oeolo, involving 54 respondents selected using total sampling. The intervention consisted of administering Moringa leaf extract. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Results: The results showed that the administration of Moringa leaf extract had a statistically significant effect on increasing the height of children under five with stunting, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). However, the administration of Moringa leaf extract did not have a statistically significant effect on increasing body weight, with a p-value of 0.191 (p > 0.05). Conclusion: The administration of Moringa leaf extract was effective in increasing the height of children under five with stunting but did not produce a statistically significant increase in body weight during the intervention period of this study.
Keywords: Moringa Leaf Extract, Height, Body Weight, Children Under Five with Stunting.
References
(WHO), W. H. O. (2023). Word Health Organization /Health topics/Malnutrition. In WHO.
Abarca, R. M. (2021). Konsep Daun Kelor. Nuevos Sistemas de Comunicación E Información, 2013–2015.
Afifah Aulia Zayrin, Hayatun Nupus, Khalista Khansa Maizia, Siska Marsela, Rully Hidayatullah, & Harmonedi, H. (2025). Analisis Instrumen Penelitian Pendidikan (Uji Validitas Dan Relibilitas Instrumen Penelitian). Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 780–789. https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.1070
Aji Muhawarman, ST, M. (2025). SSGI 2024 : Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. In Jakarta, 26 Mei 2025 (pp. 1–3).
Andini Hrp, D. G., Aldiansyah, C., Manurung, N., Husna, R., & Tarigan, T. M. (2023). Dampak Buruk Stunting Bagi Anak pada Usia Golden Age di Desa Pasiran Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), 2014. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.2813
Ansory, H. M., Harmastuti, N., Wulantika, W., & Putri, A. M. S. (2023). Peningkatan Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) melalui Fermentasi: Studi Perbandingan Kandungan Fenolik dan Aktivitas Antioksidan. Jurnal Farmasi Indonesia, 20(1), 54–63. https://doi.org/10.31001/jfi.v20i1.1652
Aris. (2023). Pengertian Populasi. In Pengertian Populasi: Karakteristik dan Faktor yang Mempengaruhinya (pp. 1–1).
Arviyanda, R., Fernandito, E., & Landung, P. (2023). Data Sekunder. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(1), 67.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
BKKBN. (2021). Buku Pintar Stunting. Buku Pintar Stunting Edisi 1, 1–63.
Chairul, M. A., Armanto Makmun, Rasfayanah, Asrini Safitri, & Sri Wahyuni. (2024). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Glukosa Darah Puasa Mencit dengan Hiperglikemia. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.33096/fmj.v4i1.300
Davacom. (2025). Data Primer: Definisi, Sumber, dan Contohnya. SumberAjar.com.
Drs. Tjetjep Samsuri, M. P. (2023). Kajian Teori , Kerangka Konsep Dan Hipotesis dalam Penelitian. Kajian Teori, Kerangka Konsep Dan Hlpotesls Dalam Penelltl An, 1–7.
Fajariyah, D. N., Nur, I., & Fitriana, L. (2025). Klasifikasi Pola Konsumsi Daun Kelor Di Kota Surabaya Menggunakan Metode Random Forest. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi “SainTek,” 2(1), 1216–1225.
Feva Tridiyawati, Mariyani, & Maryati. (2024). Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Antara Abdimas Keperawatan, 45–52. https://doi.org/10.37063/jurnalantaraabdimaskeperawatan.v7i2.385
Ghozali. (2021). Sampel Penelitian. Repository STIE Indonesia, 23–32.
Ginting, J. A., & Ella Nurlaella Hadi. (2023). Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(1), 43–50. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i1.2911
Goi, M., Salmah, A. U., Jafar, N., Ilham, A. A., Stang, S., Safar, M., & Mallongi, A. (2025). Cross- Sector Collaboration in Addressing Stunting in Indonesia. Pharmacognosy Journal, 16(6), 1424–1430. https://doi.org/10.5530/pj.2024.16.229
Ike Nurhayati Kantja, Uti Nopriani, & Marten Pangli. (2022). Uji Kandungan Nutrisi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L) sebagai Pakan Ternak. JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.55606/jurrih.v1i1.145
Irfan Syahroni, M. (2023). Analisis Data Kuantitatif. eJurnal Al Musthafa, 3(3), 1–13. https://doi.org/10.62552/ejam.v3i3.64
Junaedi, J., & Wahab, A. (2023). Hipotesis Penelitian dalam Kesehatan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 6(2), 142–146. https://doi.org/10.56467/jptk.v6i2.98
Kemenkes. (2025a). Luncurkan Program Pengampuan Kesehatan Ibu dan Anak, Kemenkes Targetkan Penurunan Kematian Ibu, Bayi, dan Stunting di Jawa Barat. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 7–10.
Kemenkes, humas B. (2025b). SSGI 2024 : Prevalensi Stunting Nasional Turun. Kemenkes B, May, 1–3.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). 3 Upaya Penting KEMENKES dalam menurunkan Stunting. 15 Agustus, 1.
Kereh, V. K. N., Sanggelorang, Y., & Musa, E. C. (2025). Hubungan riwayat penyakit infeksi dengan stunting pada balita. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(10), 3304–3310. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1718
Lapau. (2013). Metode Penelitian Kesehatan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Marhaeni, L. S. (2021). Daun Kelor (Moringa olifera) Sebagai Sumber Pangan Fungsional Dan Antioksidan. Agrisia:Jurnal Ilmu-Ilmu Pengetahuan, 13, 40–53.
Maulidasari, N. (2023). Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Dengan Perilaku Sibling Rivalry Pada Balita Usia 3-5 Tahun Di Desa Magelung Kabupaten Kendal. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
Milah, A. S., & Zaqiah, A. (2023). Kebutuhan Pemenuhan Gizi Seimbang Balita Dengan Kejadian Stunting Pada Upaya Rencana Aksi Nasional (Ran)Percepatan Penurunan Stunting Di Wilayah Kerja Desa Pasirbatang Kabupaten Tasikmalaya Melalui Metode Penyuluhan Tahun 2023. Abdimas Galuh, 5(2), 1566. https://doi.org/10.25157/ag.v5i2.11771
Muji Setiyo. (2025). Etika dalam Penelitian dan Menghasilkan Karya Ilmiah. In Artikel.
Mustajab, A. azam. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan Orangtua Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita. Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan, 10(2), 94–100. https://doi.org/10.30606/jmn.v10i2.1683
Norhayati, E., Istiqamah, I., & Budi, S. (2024). Evaluasi Program Pelaksana Pelayanan Kesehatan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batumandi. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(1), 81–92. https://doi.org/10.55606/jrik.v4i1.2830
Prawanti, A. A., Kumala, I., Fadillah, M. N., Damanik, R. Y. S., & Lubis, R. N. (2025). Desain, Jenis, dan Metode Dalam Penelitian Kualitatif. Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran, 4(1), 384–388. https://doi.org/10.64464/tarbiyah.v4i1.186
Pujiati. (2024). Sumber Data Penelitian: Jenis, Bentuk, Metode Pengumpulan. In Deepublish (pp. 1–14).
Rosmiati, R., Firmansyah, H., Rukmana, E., Sandy, Y. D., Fransiari, M. E., & Emilia, E. (2024). Pendampingan Penilaian Status Gizi Balita bagi Kader Posyandu di Wilayah Kerja Poskesdes Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(3), 1047–1056. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i3.12462
Salmaa. (2022). Variabel Penelitian: Pengertian, Macam-Macam, dan Cara Menentukannya. Deepublish.
Sari, I. P., Trisnaini, I., Ardillah, Y., & Sulistiawati, S. (2021). Buku Saku Pencegahan Stunting sebagai Alternatif Media dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 300–304. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i2.4669
Supardi, N., Sinaga, T. ., Hasanah, F. L. N. ., Maghfiroh, N. M. ., & Humaira, W. (2023). Buku Gizi pada Bayi dan Balita. In Yayasan Kita Menulis (Issue June).
Syahrail, Fitriani Kasim, Vioni Derosya, & Rahmat Sudrajat. (2025). Manfaat Daun Kelor dan Probiotik bagi Kesehatan. Uwais Inspirasi Indonesia.
Unicef. (2024). Survey Status Gizi (SSGI) 2024: Kemajuan berkelanjutan dalam Mengatasi Malnutrisi Anak. Unicef, 1.
Yanti, E. M. (2023). Hubungan Faktor Ekonomi Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Kembang Kerang Daya. Journal Transformation of Mandalika, 4(8), 466–475.








